Rabu, 27 April 2016

Script PHP

Buat Websitemu menjadi lebih hidup dengan PHP.

Hallo teman..
Kali ini saya akan menerangkan tentang apa itu PHP (Hypertext Preprocessor).

Apakah teman-teman sorang Programmer?

Apakah seorang yang awam dalam hal Programer?

Kebanyakan anak programmer mengetahui tentang bahasa yang satu ini, karena bahasa pemerograman ini sangat umum dikalangan mereka. Tetapi untuk orang yang awam dalam hal pemerograman PHP bisa jadi singkatan dari (Pemberi Harapan Palsu). Hadeh.. -_-

Langsung sajalah ke inti penjelasannya..
Cekidot...

PHP bahwasannya adalah sebuah kepanjangan dari Hypertext Preprocessor, PHP Atau Hypertext Preprocessor ialah sebuah bahasa pemrograman yang berupa kode atau script berbasis server dan bisa ditambahkan ke dalam Bahasa Pemrograman HTML, PHP itu sendiri sering kali digunakan untuk hal merancang, membuat dan juga memprogram sebuah website. PHP juga sangat sering digunakan untuk membuat sebuah ataupun beberapa CMS, CMS ialah sebuah software atau perangkat lunak yang mempunyai kegunaan untuk memanipulasi semua atau beberapa isi dari sebuah halaman website.
Masih bingung?? Bertanya-tanya seberapan penting PHP??
Terus apa bedanya dengan HTML yang sebelumnya sudah dibahas.
mmmm...mari kita ungkap faktanya..

PHP digunakan dan dijalankan di sebuah halaman website untuk mengolah isi data dari website tersebut yang akan dilihat oleh para pengunjung dari website tersebut. PHP dengan HTML diibaratkan sebagai 2 komponen yang saling bekerja sama dan menyatu yang tidak dapat dipisahkan,
Mengapa begitu? Cieeee so cwit...
Karena kedua bahasa pemrograman ini yaitu PHP dan HTML saling melengkapi semua data dan isi dari suatu website. Script yang terdiri dari komponen PHP menyatu dengan Script HTML. PHP mempunyai kegunaan juga untuk membuat sebuah halaman utama atau homepage dari sebuah website menjadi lebih bagus dan bersifat dinamis serta elegan.

nah..itu tadi penjelasan tentang PHP.

Selanjutnya kita akan membahas bagaimana menggunakan script PHP.

Dalam menggunakan PHP, akan diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Script PHP dapat diletakkan pada HTML dengan meletakkannya didalam <body>.....</body>.

Contoh :
<hmtl>  
<head> 
<title>
Contoh PHP 
</title> 
</head>  
<body>  
<?php print ("Dewi A.");?>  
</body> 
</html>

Next...
Kita akan mencoba membuat form pada sebuah file dengan ekstensi *.html yang nanti akan di-Link-kan dengan file berekstensi *.php.

Pertama-tama buat dulu tampilan form dengan perintah html (index.html) yang akan menjadi halaman awal ketika web dibuka atau dijalankan.

<html>
    <head>
        <title>Tugas Pemrograman Web</title>
    </head>
    <body>
        <h1>Pemrograman Web</h1>
        <form action="proses.php" method="post">
            Inisialisasi : <input type="text" name="inisialisasi" />
            <br /><br />
            Batas : <input type="text" name="batas" />
            <br /><br />
            Pilihan : <select name="pilih">
                <option value="">Silahkan Pilih</option>
                <option value="asc">Ascending</option>
                <option value="des">Descending</option>
            </select>
            <br /><br />
            <input type="submit" value="Enter" name="Enter">
        </form>
    </body>
</html>

Dari script di atas, menggunakan metode post dan action berfungsi ketika input bertipe submit di-klik maka akan menuju ke halaman yang dideklarasikan pada action (proses.php).
Tampilan awal dari script index.html dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


Untuk menjalankan program diatas, maka harus mengisi data/field yang ada dan meng-klik tombol enter. Setelah tombol enter di-klik, maka akan melakukan aksi menju halaman (proses.php). Berikut isi dari proses.php :


<?php

$i = 0;

$min = $_POST['inisialisasi'];

$max = $_POST['batas'];



if (isset($_POST['Enter'])) {
    if (empty($min) && empty($max)) {
echo "Field tidak boleh kosong";
    } else if (empty($_POST['pilih'])) {
         echo "Anda belum memilih!";
    } else if (empty($min)) {
echo "Nilai inisialisasi tidak boleh kosong";
    } else if (empty($max)) {
echo "Nilai batas tidak boleh kosong";
    } else if ($min>$max) {
echo "Nilai inisialisasi tidak boleh lebih besar dari Nilai Batas";
    } else if ($_POST['pilih'] == 'asc') {
echo "Metode : Ascending <br/>";
echo "Nilai inisialisasi : ".$min."<br/>";
echo "Nilai batas : ".$max."<br/>";
echo "Hasil : <br/>";
        for ($i = $min; $i <= $max; $i++) {
            echo $i."<br/>";
        }
    } else if ($_POST['pilih'] == 'des') {
echo "Metode : Descending <br/>";
echo "Nilai inisialisasi : ".$min."<br/>";
echo "Nilai batas : ".$max."<br/>";
echo "Hasil : <br/>";
        for ($i = $max; $min <= $i; $i--) {
            echo $i."<br/>";
        }
    }
}
?>

Output dari eksekusi file proses.php adalah sebagai berikut :

1. Output Ascending
Ascending merupakan pengurutan dari terkecil ke yang terbesar.


Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if ($_POST['pilih'] == 'asc') {
echo "Metode : Ascending <br/>";
echo "Nilai inisialisasi : ".$min."<br/>";
echo "Nilai batas : ".$max."<br/>";
echo "Hasil : <br/>";
        for ($i = $min; $i <= $max; $i++) {
            echo $i."<br/>";
        }
    }

2. Output Descending
Descending merupakan pengurutan dari terbesar ke yang terkecil.


Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if ($_POST['pilih'] == 'des') {
echo "Metode : Descending <br/>";
echo "Nilai inisialisasi : ".$min."<br/>";
echo "Nilai batas : ".$max."<br/>";
echo "Hasil : <br/>";
        for ($i = $max; $min <= $i; $i--) {
            echo $i."<br/>";
        }
    }

3. Output Ketika Data Tidak Diisi


Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if (empty($min) && empty($max)) {
echo "Field tidak boleh kosong";
    }

4. Output Ketika Metode Tidak Dipilih

Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if (empty($_POST['pilih'])) {
        echo "Anda belum memilih!";
    }

5. Output Ketika Nilai Inisialisasi Tidak Diisi



Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if (empty($min)) {
  echo "Nilai inisialisasi tidak boleh kosong";
    }

6. Output Ketika Nilai Batas Tidak Diisi



Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if (empty($max)) {
echo "Nilai batas tidak boleh kosong";
    }

7. Output Ketika Nilai Insialisasi Lebih Besar Dari Nilai Batas



Penggalan script yang menjalankan perintah tersebut adalah sebagai berikut :
    if ($min>$max) {
echo "Nilai inisialisasi tidak boleh lebih besar dari Nilai Batas";
    }

Asiikkk bukan??
Demikian penjelasan tentang PHP dan pembahasan contoh programnya.
Sampai ketemu pada pembahasan berikutnya.
Terimakasih :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar